Halo Sobat Auren! Belakangan ini, lapangan dengan dinding kaca dan rumput hijau sintetis lagi ramai banget, kan? Yap, itulah lapangan padel! Olahraga yang super seru dan lagi naik daun di Indonesia. Kalau lihat teman atau selebgram favoritmu lagi asyik main, pasti jadi penasaran pengen coba.
Tapi, di balik popularitasnya yang meroket, ternyata padel punya cerita kelahiran yang sangat unik dan sama sekali nggak terduga. Bukan dari federasi olahraga besar, tapi dari kebosanan seorang pengusaha di halaman belakang rumahnya. Yuk, kita mundur ke masa lalu!
Acapulco, 1969: Ketika Iseng Membawa Inovasi

Ceritanya dimulai dari seorang pengusaha kaya asal Meksiko bernama Enrique Corcuera. Di rumahnya yang indah di Acapulco, ia punya lapangan tenis. Masalahnya, ukuran lahannya terbatas. Lapangannya jadi lebih kecil dari standar, dan yang paling bikin kesal, bola tenisnya sering banget terbang keluar, entah ke taman atau halaman tetangga. Repot, kan, harus ambil bola terus?
Karena bosan dan mungkin sedikit iseng menghadapi masalah ini, Corcuera punya ide cemerlang yang out of the box. Alih-alih memasang jaring tinggi, ia memutuskan untuk membangun dinding di sekeliling lapangannya, terutama di bagian belakang.
Awalnya, dinding ini hanya berfungsi sebagai penahan bola. Tapi kemudian, ia dan teman-temannya mulai bereksperimen: “Gimana kalau bolanya boleh memantul dari dinding belakang sebelum dipukul?” Dan… BOOM! Lahirlah sebuah aturan fundamental yang menjadi jiwa dari olahraga padel.
Aturan Baru untuk Permainan Baru

Corcuera sadar, ini bukan lagi tenis. Dengan adanya dinding sebagai “pemain ketiga”, permainannya jadi punya dinamika yang benar-benar baru. Ia pun mulai memodifikasi beberapa aturan lain:
- Servis dari Bawah: Tidak seperti tenis, servis di padel harus dilakukan dengan memantulkan bola ke lantai terlebih dahulu dan dipukul di bawah pinggang.
- Raket Solid: Raketnya pun berbeda, bukan senar, melainkan papan solid dengan lubang-lubang kecil yang disebut pala.
- Permainan Ganda: Padel hampir selalu dimainkan secara ganda (2 vs 2), membuatnya menjadi olahraga yang sangat sosial.
Permainan ciptaannya ini langsung jadi favorit di kalangan teman-temannya. Seru, strategis, tapi tidak terlalu menguras fisik seperti tenis.
Dari Halaman Rumah ke Panggung Dunia

Ketenaran padel mulai menyebar ketika teman Spanyol Corcuera yang seorang pangeran, Alfonso de Hohenlohe, datang berkunjung dan langsung jatuh cinta pada permainan ini. Ia sangat terpukau sampai akhirnya memutuskan untuk membangun dua lapangan padel pertama di klub tenisnya yang terkenal di Marbella, Spanyol, pada tahun 1974.
Dari Spanyol inilah “virus” padel menyebar dengan cepat ke seluruh Eropa dan Amerika Latin, hingga akhirnya mendarat dengan manis di Indonesia dan menjadi olahraga favorit baru bagi banyak orang, termasuk mungkin Sobat Auren!
Tunjukkan Kekompakan Tim Padelmu!
Kisah padel mengajarkan kita bahwa ide-ide hebat bisa datang dari mana saja, bahkan dari halaman belakang rumah. Semangat kebersamaan dan keseruan di lapangan padel ini pastinya makin lengkap kalau tim Sobat Auren tampil kompak dan keren, kan?
Di Auren Sportwear, kami siap membantumu mendesain dan memproduksi jersey padel custom yang nyaman, ringan, dan punya desain yang mencerminkan identitas timmu. Biar main makin semangat, dan tentunya, makin kece di foto! Wujudkan Jersey Padel Idamanmu! Hubungi Tim Auren Sportwear Hari Ini untuk Konsultasi Gratis dan Pemesanan.
